Suatu hari seekor kupu" sedang mendatangi seekor ulat yg berada di selembar daun kering sang ulat pun meminta tolong pada sang kupu-kupu "kupu-kupu yang baik hati maukah engkau membantuku untuk pidah ke daun yg lebih segar?" sang kupu-kupu lalu mnjawab "tentu saja" tetapi saat kupu-kupu akan mmbantu ulat tersebut datanglah seekor lebah, lebah pun berkata "hai kupu-kupu buat apa kamu mmbantu si ulat itu sudah tinggalkan saja dia, lebih baik kamu terbang bersama aku kita mencari sari bunga" sang kupu-kupu lalu terdiam si ulat pun berkata "kupu-kupu sudikah engkau mambantuku mmbantu sahabamu ini? ingatkah engkau padaku? ingatkah engkau saat mnjadi ulat dulu?" si lebah berkata "ah sudah lupakan dia toh kamu bukan ulat seperti dia lagi kamu sudah mnjadi kupu-kupu sekarang sudah tinggalkan saja dia lebih baik kamu menjadi temanku skrg" si kupu-kupu yang baik pun termakan omongan si lebah "hmmp baiklah benar kata si lebah kau bukan temanku lagi karena aku bukan lagi ulat sepertimu aku sekarang sudah menjadi kupu-kupu yang indah" si ulat sedih mendengar perkataan si kupu-kupu yang dulu adalah sahabatnya yang baik dan lugu ternyata telah berubah akibat perkataan si lebah "baiklah kalau bgitu kau memang sudah lupa pada persahabat kita kau sudah lupa hari-hari yang kita lalui bersama teganya dirimu padaku inikah bukti ucapanmu bahwa kau akan selalu menjadi sahabatku, baik satu hal yg perlu kamu tahu suatu saat semua akan terbukti SIAPA YANG SUNGGUH-SUNGGUH SELALU BERADA SAAT KAU TERPURUK DAN KAU AKAN SADAR BETAPA PENTINGNYA SAHABTMU INI DI SAAAT KAU KEHILANGANNYA!!! "si kupu-kupu pun pergi bersama si lebah meninggalkan si ulat yang tergeletak di tengah jalan.
hari terus berganti ternyata si lebah hanya memanfaatkan si kupu-kupu kini si kupu-kupu pun sadar siapa yang benar-benar menjadi sahabatnya kupu-kupu lalu pergi mencari si ulat tetapi bukan si ulat yang dia temui tapi hanya sebuah kabar buruk, kabar yang memberitahukan bahwa si ulat telah mati karena sakit. Betapa menyesalnya si kupu-kupu ia telah kehilangan sahabat baiknya sahabat yang telah terlupakan olehnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar